• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Mengapa Sucrose Tak Baik untuk Kesehatan Anak?

Februari 15, 2020 // by siti aisyah


Susu enfagrow tidak mengandung sukrosa pada rasa original. Pasti timbul pertanyaan mengapa tidak mengandung sukrosa? Apa sukrosa punya pengaruh buruk bagi kesehatan anak? Atau mungkin sukrosa terlalu mahal untuk dikemas dalam sebuah susu?  Rasanya kita semakin bertanya-tanya sebenarnya apa sebabnya? Lebih baik kita cari tahu saja.


Apa Itu Sukrosa?
Sukrosa merupakan salah satu zat pemanis buatan yang digunakan untuk memanaskan suatu bahan makanan. Sepertinya realistic apabila sebuah susu tidak mengandung sukrosa. Lantas dari mana rasa manisnya? Itu akan lebih terasa menyulitkan lagi bagi perusahaan susu. Maka dari itulah kebanyakan susu pasti mengandung sukrosa untuk pemanisnya.

Sukrosa punya ikatan disakarida yang unik. Zat ini biasanya digunakan untuk modifikasi bahan yang tidak terlalu manis. Sukrosa dapat mengubah sebuah barang yang tidak terlalu manis bisa menjadi sangat manis ataupun terlalu manis. Namun memangnya apa yang salah dengan manis? Tentu rasa yang terlalu manis apalagi bukan dari gula alami akan berefek bahaya bagi tubuh.

Sukrosa akan meningkatkan kadar gula darah tubuh secara signifikan. Perasaan ibu kita apabila meminum sesuatu yang kurang manis. Apalagi saat dalam pikiran kita minuman itu merupakan susu kemasan. Ya memang penambahan sukrosa terkadang dibutuhkan meski sedikit. Namun apabila tidak ada itu akan sangat bagus bagi perkembangan tubuh anak.

Susu untuk anak lebih baik tidak diberikan sukrosa karena akan memberikan efek yang kurang bagus pada tubuh anak. Sukrosa biasanya memicu tenggorokan kita untuk mengeluarkan refleks batuk karena zatnya yang asing tidak dikenali oleh tubuh. Aftertaste pahit biasanya muncul saat mengonsumsi sesuatu yang mengandung sukrosa.

Efek Samping Sukrosa
Sukrosa tentu mempunyai efek samping yang kurang bagus. Apalagi untuk tumbuh kembang anak. Sukrosa dapat membatasi tumbuh kembang anak dan juga membuat anak tersebut terlambat dalam tumbuh kembangnya. Hal ini sangat buruk apabila sampai terjadi untuk pertumbuhan jangka panjang anak.

Tumbuh kembang seorang anak merupakan salah satu hal yang paling vital dalam kehidupan si anak. Apabila tumbuh kembangnya sampai rusak gara-gara zat pemanis, tentu itu semua akan terasa sangat ironis bagi anak tersebut. Lebih baik kita menghindari konsumsi yang sukrosa berlebihan pada anak.

Jangan sampai kita memanjakan anak kita dengan memberikan jajan yang manis-manis terus-menerus. Walaupun sukrosa bisa menjadi sumber energi jika dikonsumsi, efek samping itu lebih mengerikan daripada itu. Sukrosa juga dapat merusak gigi anak. Apabila tidak mau gigi anak Anda keropos dan ompong lebih baik batasi konsumsi sukrosa anak.

Namun pengonsumsian tersebut akan berubah saat anak minum susu yang manis. Kita cenderung acuh dan tidak peduli bahwa susu tersebut terlalu manis. Terkadang kita tidak tahu bahwa sukrosa juga terkandung dalam susu kemasan. Oleh karena itu kita perlu memberikan anak susu yang rendah kadar sukrosa atau kalau bisa tidak ada sukrosanya.

Jika ada kesusahan mencari susu tanpa sukrosa untuk anak Anda, Anda dapat mencoba memberikan anak Anda susu Enfagrow, tanpa menggunakan sukrosa susu ini dapat menghindarkan anak Anda dari konsumsi sukrosa berlebihan.